Minggu, 06 Desember 2009

Pengorbanan Mama dan Papa

Sekarang aku telah duduk di bangku kuliah. Berada sendiri di kota yang asing buat ku. Walaupun ada sanak saudara, sahabat, teman, namun itu semua tak berarti tanpa kedua orang tuaku.
kedua orang tuaku mendesak ku untuk tetap kuliah.. melanjutkan sekolahku, dan berharap aku menjadi orang yang berhasil nantinya. Tapi ku sia2 kan semua itu.. kadang tak pergi kuliah karena penyakit malas.. atau karena terik panas matahari yg menyengat dan hujan deras yang dapat membuat diriku menggigil.
Tak ku fikirkan darimana kedua orang tuaku mendapatkan uang untuk biaya kuliahku, uang makan, dan uang jajanku. Bisaku hanya meminta dan meminta ketika uang ku habis.
Mereka bekerjakeras membanting tulang mencari uang untuk semua kebutuhanku. Mereka tetap mengirimkan uang kepadaku walau yang tersisa hanya seribu perak di dompet mereka. Itu semua mereka lakukan karena tak ingin melihat aku menderita.
Masih ku ingat dulu, ketika aku berbuat salah, mereka memarahiku tapi apa yang ku lakuan?? Malah marah balik ke mereka… mengeluarkan kata2 yang tak pantas buat mereka terima. Saat itu juga mama tiba2 diam dan menangis… mungkin dia berfikir kenapa diberi anak seperti diriku…
Ya Allah… apa yang telah ku perbuat??? Seharusnya kubahagiakan mereka, kubuat mereka bangga, dengan apa yang mereka korban kan kepadaku sampai saat ini. Aku tak pernah merasa kekurangan… baik materi maupun kasih sayang. Mereka selalu memberikan semua itu.

Mama.. Papa… saat ini aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalani semua yang seharusnya aku jalani. Aku berjanji membuat kalian bangga..
Teima kasih atas doa dan dorongan dari kalian selama ini
Dan tak akan ku lupakan 1 pesan kalian untuk tetap menjalankan kewajiban ku sebagai muslimah….

AKU SAYANG KALIAN……..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar