
ku sedih ketika harus membuka mata dan harus menerima kenyataan ini....
ku pasrahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa.
indah ku ingat saat pertama kau menelpon dirikuh.. tak ada perasaan apa2 tersirat di hati ku. ku menganggap dirimuh sosok kakak yang mau menerima curhat2an ku...
kau curhat pada ku tentang seseorang itu.. ku tau perasaan mu.
lama kelamaan, muncul sesuatu yang lain di hatiku, dan kau pun merasakan yang sama. statusku dan statusmu berubah pada tanggal 17-06-2009
jujur, bahagia ku rasa.. mendapat pengganti seseorang yang telah lama menyiksa batinku, dan tak ku sangka ternyata dirimuh pun masih mengalami hal yang sama..
hari demi hari ku jalani hari ku dengan kesenangan... kau memperhatikan ku,
tangal 21-09-2009 engkau datang menjenguk ku di bali.. itu kali pertama kita bertemu setelah jadian.. saat bertemu engkau lngsung memeluk ku. bahagia ku rasakan. :)
takut membawa mu ke rumah tante ku, tapi harus ku lakukan. dan alhasil.. tanteku menerima mu baik di rumah nya :)
beberapa bulan bersama, banya kendala yang kita lalui.. ku tahu dirimuh susah melupakan Masa Lalumu.. namun itulah kenyataan... aku bingung, tiap sakit ku rasa aku meminta tuk putus tapi kau ttp kekeh untuk bertahan menjalani hubungan kita.
Niat mu untuk melupakan masalalu mu membuatku tetap bertahan bersama mu, walau tak kau rasa pedih yang ku rasa..
suatu hari, berita yang ku kirimkan pada mu membuat dirimu stres... aku di kala itu membutuhkan dirimu, namun aku berpegang teguh untuk berkorban walau sakit yang ku rasakan tak kan pernah kau rasakan.. semua itu karena cinta ku kau...
aku tak berharap banyak.. ku hanya meminta T------- ------U
tiap hari ku risau akan sesuatu.. kau membuatku terpuruk selalu..
melebihkan dia di banding dirikuh.. tak tau apa maumu. tak sanggup ku tahan air mata.. pengorbanan yang ku lakukan membuatku kembali ke masa laluku. tiap malam ku menangis membayangkan hal itu...
kau dustai diriku, kau bohongi dirikuh.. ku tau kau melakukan itu karna tak ingin membuatu sakit, namun kau lebih menyakitiku setelah ku tahu kebohonganmu beberapa waktu lalu...
singkat cerita, tanggal 5 des 09. ku menelfon mu. kita berdiskusi tentang sesuatu... dan aku senang kau berjanji padaku, baru kurasa bgt yakin akan janji mu itu.. kita mulai dari awal lagi.. saling percaya.. untuk membina hubungan kita menjadi lebih baik.. ku tetap memegang JANJI mu padaku.. sampai saatnya tiba..
ke berterima kasih akan perhatian dan kesabaran mu menghadapi ku walau tanpa kau sadari telah kau toreh luka yang begitu dalam bagiku.... namun kau tetap kekasihku..
